Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Kehadiran Pejabat PWI Pusat Picu Walk Out Ketua PWI Lampung

×

Kehadiran Pejabat PWI Pusat Picu Walk Out Ketua PWI Lampung

Share this article
Example 468x60
Spread the love

Loading

Bandarlampung,-Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Wirahadikusama, walk out saat acara Rilis Akhir Tahun Polda Lampung yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung, Senin (29/12/2025).

Rilis akhir tahun tersebut awalnya berlangsung informatif, dengan paparan capaian kinerja Polda Lampung sepanjang 2025. Namun suasana mendadak berubah ketika Wirahadikusama berdiri dan meninggalkan ruangan tanpa memberikan penjelasan terbuka kepada peserta acara.

Hingga acara berakhir, alasan pasti langkah Ketua PWI Lampung itu belum disampaikan secara resmi. Saat dikonfirmasi awak media, Wirahadikusama hanya memberikan pernyataan singkat.

“Ada etika organisasi yang harus dijalankan,” ujar Wira, tanpa merinci lebih lanjut.

Belakangan, sumber internal PWI Lampung menyebut walk out tersebut dipicu oleh kehadiran Dr. Iskandar Zulkarnain sebagai ahli pers dalam acara tersebut. Iskandar diketahui saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) II PWI Pusat.

Menurut sumber itu, Iskandar diundang oleh Polda Lampung sebagai narasumber ahli pers, bukan dalam kapasitas mewakili PWI. Namun kehadirannya dinilai menyentuh ranah organisasi, yang semestinya menjadi kewenangan PWI Lampung sebagai representasi resmi PWI di daerah.

“Wajar jika dia (Wira) marah. Dia itu mandataris konferensi,”
ujar sumber internal tersebut.

Sejumlah anggota PWI Lampung juga menilai, pemanggilan ahli pers yang memiliki jabatan struktural di PWI Pusat berpotensi menimbulkan kesan seolah Polda Lampung mengundang PWI Pusat, bukan sekadar menghadirkan ahli independen.

Kondisi inilah yang dinilai melanggar etika organisasi dan mendorong Ketua PWI Lampung memilih meninggalkan ruangan.

Selain itu, tidak adanya pemberitahuan atau komunikasi sebelumnya kepada PWI Lampung terkait kehadiran pejabat struktural PWI Pusat dinilai sebagai persoalan serius.

“Seharusnya ada pemberitahuan resmi, minimal komunikasi organisasi. Ini juga dikhawatirkan bisa menyinggung organisasi profesi pers lainnya,” tutup sumber tersebut.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dikonfirmasi dari sejumlah pengurus PWI Provinsi Lampung, alasan utama Ketua PWI Lampung meninggalkan Rilis Akhir Tahun Polda Lampung adalah kehadiran Wasekjen II PWI Pusat dalam kegiatan tersebut tanpa mekanisme komunikasi organisasi yang lazim.

Dalam tradisi organisasi PWI, apabila PWI Pusat mengirim atau menghadirkan pejabat struktural dalam kegiatan di daerah, maka PWI setempat seharusnya menerima pemberitahuan resmi melalui surat atau setidaknya komunikasi kelembagaan sebelumnya.

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Helfy Assegaf dalam rilis tahunannya memaparkan sejumlah capaian penting, termasuk penanganan kasus illegal logging di Pesisir Barat.

“Pemeriksaan saksi dan ahli terus dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan profesional dan transparan,” ujarnya.

Menurut Kapolda, sudah 20 saksi dan satu saksi ahli dari UGM diperiksa dalam kasus tersebut. Ia juga menegaskan komitmen menjaga integritas institusi dengan memberikan sanksi tegas kepada anggota yang melanggar.

Sepanjang 2025, 14 anggota Polri di Polda Lampung dijatuhi PTDH karena terbukti melakukan pelanggaran. Acara turut dihadiri tokoh masyarakat, pejabat utama Polda Lampung, dan awak media dari berbagai organisasi pers. (*)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *