Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pringsewu

Pengelolaan Keuangan BPKAD Provinsi Lampung Tepat Sasaran 

30
×

Pengelolaan Keuangan BPKAD Provinsi Lampung Tepat Sasaran 

Share this article
Example 468x60
Spread the love

Bandarlampung,-Kinerja jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung kembali tuai pujian. Kali ini satker yang dikepalai oleh Dr.Hi. Marindo Kurniawan, ST.MM tersebut mendapat apreasi yang baik dari Forum Aliansi Tunas Lampung (FATL). Melalui wakil ketua 2, Mirwansyah, FATLmemberikan penilaian yang sangat baik terhadap BPKAD yang dinilai telah menjalankan fungsi secara benar. Yakni. dalam mengelola keuangan dan aset daerah yang dinilai tepat sasaran.

“Ya kami sangat mengapresiasi kinerja Kepala BPKAD Lampung Marindo Kurniawan bersama jajarannya yang telah brekerja optima, tepat sasaran dan transparan,”jelasnya, Kamis (4/7/2024).

Example 300x600

Indikatornya, kata Mirwan, bisa dilihat dari pembanguna di Provinsi Lampung terus berjalan secara berlanjutan dan berkesinambungan, ekonomi yang baik serta angka Kemininan yang turun.

” Yang kami lihat pengelolaan keuangan di Provinsi Lampung saat ini sangat baik, dan tepat sasaran, minim celah korupsi dan pengunaan anggaran yang mubazir,”jelasnya.

Hal ini kata dia, tak terlepas dari kecakapan dari Marindo Kurniawan dalam memimpin BPKAD Lampung. “Ini kami harapkan bisa terus dipertahannkan, sehingganya pembangunan di lampung terus berjalan, minim korupsi dan pengunaan anggaran yang kurang tepat sasaran,”pungkasnya.

Sebelumnya, Lampung Corruption Watch (LCW) mengapresiasi Kinerja jajaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung yang dinilai baik, transparan dan tepat sasaran.

Sehingga realisasi pengelolaan keuangan pemerintah provinsi (pemprov) Lampung.dinilai sangat baik. Hal tersebut diungkapkan Ketua LCW, Juendi Leksa Utama.

“Kami mengapresiasi pengelolaan keuangan pemprov lampung, karena sejauh ini kami nilai Kinerja BPKAD Provinsi Lampung sangat baik, akuntabel, transparan, tepat guna dan tepat sasaran,” ungkapnya saat berkunjung ke Media Pikiran Lampung, Rabu (03/07/2024).

Namun, LCW tidak menutup mata jika terjadi kejanggalan pada penggunaan anggaran.

“Tapi secara umum, tetap kita awasi, kita lihat, kalau menurut kami penggunaannya agak janggal, tetap kami akan kritisi,” jelasnya.

Juendi Leksa Utama mengapresiasi Pengelolaan Anggaran di pemprov lampung bukan tanpa alasan, ia mengacu pada beberapa indikator, seperti pembangunan yang berjalan baik, perekonomian tumbuh, dan angka kemiskinan turun.

“Pembangunan berjalan terus menanjak, ekonomi baik, angka kemiskinan berkurang sesuai dari data BPS, jadi selamat untuk pemprov Lampung, dalam hal ini BPKAD dengan pak Marindo Kurniawan sebagai kepalanya. yang telah mengegola anggaran dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung pada tahun 2024 ini terus tumbuh dan meningkat. Salah satu faktor pendukungnya adalah pengelolaan keuangan yang baik, bersih serta transparan melalui satker BPKAD Provinsi Lampung.

 

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jumlah penduduk miskin di Lampung mengalami penurunan sebanyak 29,4 ribu jiwa pada Maret 2024. atau sekitar 0,42 persen dibandingkan Maret 2023. Jumlah penduduk miskin Lampung di Maret 2024 tercatat 941,23 ribu orang. Sedangkan pada Maret 2023 berjumlah 970,67 ribu orang. (sus)

Lampung Corruption Watch (LCW) mengapresiasi Kinerja jajaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung yang dinilai baik, transparan dan tepat sasaran.

Sehingga realisasi pengelolaan keuangan pemerintah provinsi (pemprov) Lampung.dinilai sangat baik. Hal tersebut diungkapkan Ketua LCW, Juendi Leksa Utama.

“Kami mengapresiasi pengelolaan keuangan pemprov lampung, karena sejauh ini kami nilai Kinerja BPKAD Provinsi Lampung sangat baik, akuntabel, transparan, tepat guna dan tepat sasaran,” ungkapnya saat berkunjung ke Media Pikiran Lampung, Rabu (03/07/2024).

Namun, LCW tidak menutup mata jika terjadi kejanggalan pada penggunaan anggaran.

“Tapi secara umum, tetap kita awasi, kita lihat, kalau menurut kami penggunaannya agak janggal, tetap kami akan kritisi,” jelasnya.

Juendi Leksa Utama mengapresiasi Pengelolaan Anggaran di pemprov lampung bukan tanpa alasan, ia mengacu pada beberapa indikator, seperti pembangunan yang berjalan baik, perekonomian tumbuh, dan angka kemiskinan turun.

“Pembangunan berjalan terus menanjak, ekonomi baik, angka kemiskinan berkurang sesuai dari data BPS, jadi selamat untuk pemprov Lampung, dalam hal ini BPKAD dengan pak Marindo Kurniawan sebagai kepalanya. yang telah mengegola anggaran dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung pada tahun 2024 ini terus tumbuh dan meningkat. Salah satu faktor pendukungnya adalah pengelolaan keuangan yang baik, bersih serta transparan melalui satker BPKAD Provinsi Lampung.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jumlah penduduk miskin di Lampung mengalami penurunan sebanyak 29,4 ribu jiwa pada Maret 2024. atau sekitar 0,42 persen dibandingkan Maret 2023. Jumlah penduduk miskin Lampung di Maret 2024 tercatat 941,23 ribu orang. Sedangkan pada Maret 2023 berjumlah 970,67 ribu orang. (*)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *