Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kominfo Kota 2026

Bertahan untuk Tiga Anak, Siti Khodijah Kini Dapat Uluran Tangan Pemerintah

×

Bertahan untuk Tiga Anak, Siti Khodijah Kini Dapat Uluran Tangan Pemerintah

Share this article
Example 468x60
Spread the love

 

 

Bandarlampung,-Pemerintah Kecamatan Panjang bergerak cepat merespons laporan warga dengan menyambangi kediaman Siti Khodijah, seorang ibu tunggal di Kelurahan Pidada, Sabtu (4/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Camat Panjang, Hendry Satria Jaya, memastikan keluarga tersebut merupakan penerima aktif bantuan sosial dan akan segera diusulkan masuk dalam program bedah rumah.

Kunjungan ke rumah Siti Khodijah yang berlokasi di lereng Bukit Sakal, RT 03 LK I, Kampung Margomulyo, dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Siti diketahui berjuang menghidupi tiga anaknya pasca permasalahan rumah tangga dengan berjualan kerupuk dan kue brownies.

Camat Panjang, Hendry Satria Jaya, mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi terkait kondisi tersebut.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang turut menginformasikan hal ini. Alhamdulillah, kami sudah bertemu langsung dengan Ibu Siti dan memastikan kehadiran pemerintah di tengah keluarga ini,” ujar Hendry.

Berdasarkan verifikasi data lapangan bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Hendry menegaskan bahwa Siti Khodijah telah tercatat sebagai penerima aktif berbagai program bantuan pemerintah. Bantuan tersebut meliputi PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Bantuan Beras Minyak (Bapana).

“Terkait pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak-anak beliau juga aktif. Memang sempat ada perpindahan sekolah, namun hal itu sudah diurus oleh pendamping PKH agar dana BOS dan PIP kembali aktif pada semester depan,” jelasnya.

Senada dengan Camat Panjang, Pendamping Sosial PKH Kelurahan Pidada sekaligus Ketua Tim PKH Kecamatan Panjang, Isnan Subegi, turut mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap laporan masyarakat. Ia menegaskan bahwa intervensi bantuan untuk keluarga Siti Khodijah selama ini telah berjalan.

“Sampai saat ini, Ibu Siti Khodijah merupakan penerima aktif bantuan sosial PKH dan BPNT atau sembako. Selain itu, hampir seluruh anggota keluarganya juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen PBI atau KIS. Artinya, pemerintah pusat sudah berupaya maksimal,” ungkap Isnan di lokasi.

Langkah Lanjutan Pemkot Bandar Lampung

Sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, pihak kecamatan dan kelurahan berkomitmen memberikan intervensi lanjutan yang lebih komprehensif bagi keluarga Siti Khodijah. Hendry memaparkan empat langkah konkret yang segera dilakukan.

Pertama, pengusulan program bedah rumah. Rumah semi permanen milik Siti Khodijah akan dilaporkan dan diusulkan untuk mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Kedua, fasilitasi administrasi kependudukan. Anak bungsu Siti yang berusia 4 tahun diketahui belum memiliki akta kelahiran dan belum tercantum dalam Kartu Keluarga (KK). Dokumen tersebut akan segera diurus agar anak tersebut dapat terdaftar sebagai penerima bantuan.

Ketiga, intervensi di bidang kesehatan melalui Puskesmas Panjang. Anak bungsu tersebut akan mendapatkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Keempat, jaminan pendidikan berkelanjutan. Pendidikan anak-anak Siti Khodijah akan terus didampingi melalui program beasiswa Pemerintah Kota Bandar Lampung maupun Sekolah Rakyat.

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Kelurahan Pidada, Kepala Puskesmas Panjang, Korcam Relawan SAPA, serta TKSK. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako dan santunan materiil untuk meringankan beban keluarga.

“Kami akan terus memantau dan mendampingi keluarga Ibu Siti. Ini adalah komitmen nyata pelayanan kami kepada masyarakat,” tutup Hendry. (rls)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *