Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Breaking News

Rektor Unila Dilaporkan ke Kejati Lampung Terkait Dugaan ‘Kongkalikong’ Tender Senilai Rp18 Miliar

26
×

Rektor Unila Dilaporkan ke Kejati Lampung Terkait Dugaan ‘Kongkalikong’ Tender Senilai Rp18 Miliar

Share this article
Example 468x60
Spread the love

Bandarlampung,- Masih hangat diingatan kita, dunia pendidikan di buat kotor oleh oknum Rektor Unila Karomani yang di tangkap Lembaga Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Baru Sekitar Rp2 Miliar. Kini, Rektor Universitas Lampung (Unila) Lusmeilia Afriani dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terkait adanya dugaan kongkalikong tender pekerjaan paket CWU Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Tinggi Negeri (RSPTN), IRC, dan WWTP Unila senilai Rp18 miliar, Selasa (19/3/2024).

Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Lampung mendatangi Kejati Lampung melaporkan adanya kasus dugaan persekongkolan atas penunjukan proyek pengadaan barang dan jasa di Unila.

Example 300x600

“Kami melihat sebelumnya telah ada pertemuan antara pihak perusahaan PT Nindya Karya selaku pemenang tender dengan Rektor Unila. Padahal kita tahu sebenarnya itu tidak boleh dilakukan oleh Rektor Unila dalam hal ini Lusmeilia Afriani,” kata Ketua Dewan Pembina Gapeksindo Lampung Doni Barat ST saat melaporkan tindakan tersebut ke Kejati Lampung, di Bandarlampung, Senin (18/3/2024) kemarin, dilansir dari laman Lampung Antara.

Bukan saja Lusmeilia Afriani selaku Rektor Unila, pihaknya juga turut melaporkan Andius Dasa Putra selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan RSPTN Unila. Pada laporan tersebut, pihaknya telah menyerahkan beberapa alat bukti ke Kejati Lampung berupa hard copy, soft copy, bukti rekaman audio, dan lainnya.

Selama ini Gapeksindo Lampung intens menyoroti adanya indikasi persekongkolan dalam proses lelang yang merugikan negara sekitar Rp18 miliar. Pihaknya juga sudah menyiapkan alat bukti yang mengindikasikan adanya upaya penyalahgunaan wewenang oleh pokja pemilihan.

“Sekali lagi, kami melaporkan ini agar adanya tegak lurus. Karena selama ini kami melihat indikasi pertemuan itu membuat kami curiga ada persekongkolan dugaan korupsi di dalam Kampus Unila,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *